Pia Tape Oleh-oleh Baru Khas Jember

Kota Jember, Jawa Timur sebagai kota tape memang menumbuhkan aneka rasa jenis jajanan serba bahan tape singkong. Mulai mulai suwar suwir, prol tape, dodol tape, dan sekarang ada inovasi baru pia tape merk Anis yang mulai popular untuk oleh-oleh khas Jember.

Pia tape aneka rasa mulai keju, coklat dan keju. Harga di toko oleh-oleh Rp 13.000 per kotak dengan isi 10 potong pia yang berbentuk kotak selebar 5 centimeter.

Prol Tape

Kue prol tape sebagai ikon baru makanan oleh-oleh dari Kota  Jember, Jawa Timur sekarang sudah mulai disukai warga Jember sendiri dan pelancong yang ingin membawa oleh-oleh khas Jember.

Makanan yang berbahan dasar tape singkong ini ini ada berbagai macam rasa mulai coklat, keju, kismis, dan orisinal.  Kue yang terbuat dari tepung terigu,tape singkong, susu, mentega dan telur ini rasanya hampir seperti kue cake tapi aroma rasa tapenya sangat terasa yaitu manis, kecut dan gurih.

Ice Cream Domino Sudah 50 Tahun Melegenda di Jember

Kalau di Jakarta ada ice cream tempo dulu Ragusa. Di Jember, Jawa Timur ada pula ice cream Domino yang legendaris sudah berjualan hampir 50 tahun dan telah dikelola tiga generasi.

Lokasinya di jantung kota Jember tepatnya di Jalan Sultan Agung, Jember sangat gampang dicari karena dekat alun-alun kota dan dilalui semua angkutan kota. Rasa ice cream bermacam-macam mulai coklat, vanilla, buah, strawberry, blueberry, mocca, rainbow dan banyak lagi rasa lain sampai 40 jenis.

Nasi Gudeg Pecel

Nasi gudeg campur pecel sayur dan ayam bakar disajikan dalam satu piring apakah pecinta kuliner pernah membayangkan? Kalau Anda sedang berkunjung ke Kota Jember, Jawa Timur cobalah sarapan di Warung Lumintu, Jalan Kartanegara, Jember.

Warung Lumintu sudah melegenda berjualan selama 30 tahun di Kota Jember dan sudah menjadi langganan bagi warga Jember untuk sarapan pagi dengan menu khusus campuran nasi gudeg, pecel sayur dan ayam bakar.

Pincuk Garahan Jember Bikin Kangen

Kota Jember memiliki banyak makanan khas, dan salah satunya Pecel Pincuk Garahan. Berawal dari tahun 1980-an Pecel Garahan pertama kali dijajakan di Stasiun Garahan. Pecel Garahan mulai dikenalkan pada pengguna jasa kereta api.

Pada awal kemunculan Pecel Pincuk Garahan, pecel ini hanya dijual di Stasiun Garahan saja dengan bungkus daun jati yang dipincuk. Seiring waktu daun jati mulai diganti dengan daun pisang hingga sekarang.

More Articles...

Page 1 of 2

Start
Prev
1