Wisata Petualang Off Road ke Pantai Bande Alit Jember

Melakukan perjalanan bersama teman-teman masa kecil SMP II Jember dengan kendaraan off road jip melewati jalan setapak hutan dan batu terjal ke Pantai Bande Alit, Jember Jatim adalah perjalanan petualang yang menyenangkan.

Bersama teman-teman ynag hobi off road yaitu Bambang, Munir, dan Matraji teman alumni SMP II Jember tahun 1976 saya sengaja menyambangi pantai yang lokasinya dalam kawasan Taman Nasional Meru Beturi, Jember di suasana masih liburan hari raya lebaran 2014.

Sekitar tiga jam waktu yang ditempuh dari tengah Kota Jember menuju Bande Alit sekitar 60 kilometer sebelah selatan kota tape ini. Melewati jalan berbatu setelah melewati perkebunan Glantangan, terus Kalisanen dan terakhir melewati perkebunan Bande Alit yang dikelola PT LDO.

Setelah memasuki Glantangan kiri kanan sepanjang jalan melewati kebun karet dan kopi sampai di perkebunan Bande Alit. Setelah melewati jalan berbatu perkebunan Bande Alit baru kanan kiri dijumpai hutan lebat dan sesekali ketemu monyet bergelantungan di pohon.

Setelah melihat bibir pantai yang melengkung dan berupa teluk di kesunyian pantai selatan rasa lapar mulai menyergap. Datang ke pantai ini harus membawa bekal nasi dan lauk karena belum ada penjual makanan disini. Kami langsung menggelar tikar dan makan siang di sini dengan lauk dan sambal dari cobek tanah yang sambalnya masih fresh diuleg di pantai oleh Munir dan Nyonya Munir rasa makan siangnya terasa nikmat.

Yang suka kesunyian pantai silahkan datang kesini asalkan siap bekal makanan dan membawa kendaraan yang bisa melewati jalan terjal berbatu. Kalau ingin offroad melalui hutan bisa untuk melihat batu karang di sebelah teluk Bande Alit bisa membawa jip khusus yang rodanya bisa melewati pasir.

Tuhan menciptakan keindahan dalam kesunyian di Bande Alit dengan debur ombak selatan, batu karang, langit biru dan pasir putih di Teluk Meru Betiri seberang Pantai Bande Ali yang berpasir hitam. Bagi yang ingin memancing bisa mendapatkan ikan dan cumi pada musim tertentu. Disini juga ada cottage sederhana yang dikelola pemda setempat.

Di kawasan Taman Nasional Meru Betiri juga ada flora fauna yang unik seperti bunga rafflesia atau bunga bangkai yang berbunga pada musim tertentu dan ada gua persembunyian sedadu Jepang. Sayang untuk mencapai gua harus kuat berjalan melalui jalan setapak yang cukup curam.Bagi penggemar panjat tebing juga bisa dicoba mendaki Gunung Sodang yang cukup terjal. Perjalanan diakhiri dengan minuman kopi panas luwak yang nikmat bertamu di rumah kolega Pak Matraji di Desa Andongrejo, Tempurejo. (Asita Dk Suryanto)